Mari saudaraku bergandengan tangan menyatukan hati dan pikiran untuk saling mengingatkan untuk dapat membangkitkan kekuatan luar biasa dalam diri anugerah yang Kuasa sebagai bekal untuk menjaga alam ini yang dapat kita digunakan untuk menarik apa saja dari alam semesta, meraih kehidupan yang bahagia, sehat, sukses penuh kedamaian...salam bahagia..agus sutiyono
Wednesday, March 11, 2009
The Power Of Attraction-How To Let The Law Of Attraction Work For You
"But it (Law of Attraction) isnt working for me" "I've done all the visualization and affirmations and where's my stuff???" "I was picturing a positive outcome of ........and that's not what happened".
It's disheartening to do so much work and not have the results you want. It's easier to say "it doesn't work", but unfortunately that's like saying gravity doesnt work. So here are some simple steps to identifying and correcting the self-defeating, unconscious beliefs and negative programming that undermines your efforts.
1. Identify what you want. (most people can talk at length about what they don't want). If you don't know the specifics, then focus on how you want to feel in the new situation, be it improved health, prosperity, relationships. Since your thoughts, powered by the energy of emotion, are what creates your reality, its important to practice the discipline of "feeling" your way to a new, better experience. eg. you want a physical condition to improve. You would spend some time each day imagining how good it will feel to walk easily, or to play with your dog etc. And do the work as if it were happening now, that is,in the present time.
2. Notice your resistance in the form of self-defeating thoughts or statements from others. eg. "You can't do that because.........". You can remove those blocks to positive expression with clearing work such as Spiritual Response Therapy. The powerful SRT clearing process researches and clears pastlife and subconscious negative programming that interferes with wellbeing in this liftime. Retrain your conscious mind with regular affirmations and support from sources such as TUT, Unity Daily Word and/or Abraham-Hicks.
3. Practice mindfulness. Become fiercely protective of your intention to attract a better life and refuse to focus on the negative events as reported in the news, or the "reality" of some situation that is troubling you. Worrying about something is an energetic magnet which attracts more to worry about. "Do I want the problem, or do I want the answer?" (Course in Miracles) If you're focused on a stuation in your life, and complaining about it, you are not at the level of energy that will attract the solution. Practice gratitude for what you do have, and more to be grateful for, will come. Blessings from Lynn www.2BClear.net
Most emergency survival kits you see in stores are designed for outdoor trips. While they would certainly do as well, they would nevertheless cost more than it should. Here are a few tips to make your own budget-friendly emergency home kit.
One Kit Per Person To ensure that every person’s need is covered, it’s best to have one emergency kit per person.
For maximum safety and protection, consider basing your emergency home kit on a 72-hour period prior to receiving help. Lastly, every emergency home kit must be capable of meeting any type of disaster or emergency, whether it’s natural or man-made.
Food and Water Medication can only go so far. To stay alive in any emergency, you’ll need sustenance. Include a sufficient amount of Aqua Blox water boxes – at least a gallon of water per person per day, but you may need more depending on climate conditions. Remember also that shelf life for Aqua Blox is five years. Bottled water, water purification tablets, and water storage bags should also be included.
As for food, carbohydrate-rich foods are your best bet because they’re effective in replenishing your energy. Canned goods are always useful as they require little to no preparation.
Clothing and Shelter Instead of thermal blankets, you’ll be a lot dryer, warmer, and safer with 2 large-sized garbage bags per person. Wool blankets would be better while sleeping bags, albeit bulky, are the best. Include one set of working clothes and boots.
First Aid Bandages of all types, adhesive tape, gauze pads, various kinds of antiseptics, analgesics, and antibiotic ointment are the basics of first aid. Be sure to take note of special medication needs of your loved ones such as diabetic medication or a spare pair of eyeglasses for those visually impaired.
Tools Include flashlight, matches, camping stove with fuel or burner if possible. Forks, spoons, and various sizes and types of knives (not just for culinary use) would be handy. Swiss army knife sets, screwdrivers, and a hammer and pry bar would definitely be helpful.
Special Needs during Emergencies Your emergency home kit will naturally differ in terms of content and size if you have an infant with you. Because their immune system is not as strong as those of adults, you need to be extra careful in choosing the right foods, medicine, and supplies to ensure their health and safety. Last but not the least, remember to have an emergency home kit ready for your pets, too!
Monday, March 2, 2009
FACE BOOK MEMBANGUN KEMBALI HUBUNGAN YANG TERPUTUS
Fenomena face book merupakan suatu gejala perkembangan teknologi yang luar biasa. Semua kalangan yang mengenal teknologi internet merasa sangat terbeantu untuk membangun komunikasi yang terputus selama bertahun-tahun. Saya bisa bertemu dengan teman-teman SMP yang sudah terpisah selama 25 tahun, teman-teman SMA lebih dari dua puluh tahun....luar biasa !! Kalau ada beberapa kasus yang menganggap FB itu negatif, saya pikir hanya tingaal kacamata yang mana yang digunakan. Jika kacamata positif yang dipakai maka media ini bukan hanya tempat untuk saling membangun komunikasi melainkan bisa menjadi media promosi, silahturahmi dan yang jug atidak kalah media ini dapat dijadikan media untuk berbagi-sharing-konsultasi dan berbagai hal positif lainnya. Saya dipertemukan dengan teman-teman yang dulu pernah bergabung di TVRI dan muncul ide baru untuk bertemu dan membangun sebuah jaringan bisnis yang dapat menyatukan berbagai keterampilan dan keilmuan menjadi lebih positif dasn bermanfaat bagi masyarakat banyak.
Saturday, February 28, 2009
RAHASIA
KEPANDAIAN ORANG
YAHUDI
dari milkist sebelah
Artikel Dr Stephen Carr Leon patut
menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung.
Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship
dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang
menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “MengapaYahudi Pintar?”
Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke
California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?
Maka Stephen tergerak membuat tesisuntuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat
mungkin. Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya
yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.” Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan. Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut
keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang kerumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka,dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian
buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah. Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel. Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi. Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !” katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara. Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin? Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid. Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya. Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok,
juga harganya sangat mahal. Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu. Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ 0.7 /bungkus !!! “Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”
Wednesday, February 11, 2009
MIND DEVELOPMENT PROGRAM Universitas Mercubuana
Dalam rangka memperkenalkan bagaimana membangun hidup yang sukses dimasa datang, diperlukan sebuah mind set yang relevan dengan apa yang diinginkan. Hati-hati dengan apa yang anda katakan dan anda pikirkan karena pada saat yang sama anda menarik itu dalam kehidupan anda. Mari mulai dengan mengendalikan ucapan dan pikiran agar tidak menyakiti, merendahkan diri sendiri dan juga orang lain. Mari berpikir besar dalan mulailan bertindak sekarang dengan yang kecil,anda pasti menjadi besar sesuai dengan yang anda inginkan
Wednesday, February 4, 2009
ADA APA DIBALIK SEMAKIN MENIPISNYA CINTA KASIH DAN KEBERSAMAAN
Salam bahagia...setelah mendengar berita dan membaca harian Nasional saya benar-benar ita dikejutkan sebuah berita tentang meninggalnya ketua dprd karena dipukuli para demonstran, dimanakah hati nurani ini ? Dimanakah kasih Ilahi ini...begitu mengerikan kejadian-kejadian yang terjadi setiap hari yang kita saksikan, pertanda apakah ini ?
Apa yang menjadikan orang sudah tidak menanggap penting adanya orang lain yang dapat menjadikan kita bisa lebih bermanfaat, dapat lebih memahami bahwa keberhasilan tidak datang sendirian melainkan harus ada orang lain yang dapat membuat kita lebih merasakan kebermaknaan akan diri kita. Dimana cinta kasih itu yang merupakan esensi dari sebuah ajaran religi...siap yang bertanggung jawab, siapa yang salah.....
Rasanya pertanyaan tersebut juga kurang pas, karena sejak awal infrastruktur berpikir memang tidak dipersiapkan secara benar. Saudaraku marilah kita coba hayati esensi keberadaan kita semua di Dunia. Kita semua diciptakan kealam semesta ini dengan keragaman dan perbedaan yang ada semata-mata untuk saling mengasihi dan menyayangi, lalu kenapa masih begitu banyak orang yang tega dan sengaja menyakiti bahkan menghilangkan nyawa umat lainnya, apa yang harus diperbaiki...mari siapapun kita dan apapun yang kita lakukan hendaklah semata-mata untuk kebaikan dan cinta kasih..mari berbagai, mari hilangkan kepentingan-kpentingan sesaat hanya untuk memenuhi ambisi, popularitas dan materi....saudaraku percayalah kalau kita bekerja baik, tulus jujur dan benar, maka keberhasilan, popularitas, jabatan dan materi akan ikut dalam setiap langkah kita. Yakinilah bahwa semua itu bukan tujuan tetapi akibat dari apa yang kita lakukan. Mari berbuat, berpikir dan berucap dengan benar...maka bersiaplah kita akan mendapatkan apapun yang kita inginkan.
UCAPAN TERIMA KASIH
Kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada :
1. Bapak Rektor Universitas Negeri Jakarta Prof.Dr.Bedjo Sujanto.M.Pd 2. Bapak Direktur Pasca Sarjana UNJ Prof.Dr.I.Made Putrawan.M.Pd 3. Bapak Kepala Dinas Tramtib dan Linmas Provinsi DKI Jakarta H.Haryanto Bajuri,SE 4. Civitas Akademika UNJ 5. Pimpinan dan staf Fakultas Ilmu Pendidikan-UNJ 6. Pimpinan dan staf Jurusan Pendidikan Luar Sekolah FIP-UNJ 7. Pimpinan dan anggota RAPI Wilayah 11 Bekasi 8. Pimpinan dan staf Radio DFM 9. Seluruh warga dilingkungan Perumahan Pesona Anggrek Harapan 10.Direktorat PBL Dirjen Cipta Karya-Departemen Pekerjaan UMUM 11.Praktisi Indonesia Reiki Institute
Serta Bapak/Ibu yang tidak dapat kami sebutkan satu-persatu.Terima kasih atas bantuan dan dulungan yang diberikan kepada keluarga kami, atas meninggalnya Ayahanda-Kakek tercinta Bapak Alm.Karnomo, yang telah meninggalkan kami dengan damai pada hari senin-tanggal 2 Februari 2009. Allah akan membalas semua budi baik Bapak/Ibu saudara dengan berkelimpahan,cinta kasih dan kebahagiaan.